zdfjropze2u2.newsmelanesia.blogspot.com. TERIMAKSIH SUDAH MENGUNJUNGI SITUS SAYA

Sabtu, 03 April 2021

Dewan Pimpinan Cabang IKATAN PELAJAR DAN MAHASISWA NDUGA (DPC-IPMNI) KOTA STUDY WAMENA Melakukan Jumpa Pers Atas Meningalnya Warga Sipil Kabupaten Nduga Atas Nama "YEREMIAS NAGEN"


Wamena, Melanesia Newz – Penculikan terhadap warga sipil Yeremias Nagen di Kampung Tonibey, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga pada hari Senin, (29/3/2021)banyak meninggalkan sejumlah bukti. Salah satunya adalah ada bekas sepatu Tentara di kebun milik korban, dan sebelum diculik bekas sepatu itu awalnya dilihat oleh istri korban Yeremias Nagen.

Hal ini dikatakan Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nduga Indonesia [DPC IPMNI] KOTA STUDY WAMENA, INGGIPILIK KOGOYA "KETUA". Menurut ia penculikan terjadi saat  korban Yeremias Nagen bersama istrinya pergi ke kebun sekitar pukul 08.00 WP. Kebun itu adalah milik korban Yeremias Nagen dan kebun itu ada di antara kampung Kengem dan Naneak.

“Mereka dua pergi ke kebun untuk membersihkan kebun kacang panjang. Setelah tiba di kebun korban Yeremias Negen potong kayu buah dekat kebun. Lalu istrinya masuk kebun, dia lihat ada bekas kaki sepatu laras. Kemudian istri korban panggil suami, lalu kasih tahu bahwa di sini ada bekas sepatu tentara pernah lewat di sini jadi kita pulang,” ujar  INGGIPILIK KOGOYA saat ia menceritakan kronologis kejadian itu saat menggelar jumpa pers di halaman asrama KENYAM DI WOKEN kota Study Wamena, Sabtu, (3/4/2021).

Sesudah itu, ia mengungkapkan

istrinya naik ke kebun lebih atas tinggalkan suaminya untuk memetik sayur beberapa jarak kemudian ia dengar ada suara orang persis dimana tempat suaminya berada.

“Kemudian Istrinya berjalan ke arah suami, melihat begini ada orang berpakaian loreng tangkap suami korban Yeremias Nagen, lalu salah satu anggota yang kebetulan juga melihat begini ada istri datang. Lalu anggota pakai kode tangan suruh pulang lalu istri pulang menceritakan kejadian tersebut pada keluarga yang ada di Kengem Ndugama,” ungkapnya.

Hal tersebut istrinya menceritakan kepada keluarganya, selanjutnya Selasa, (30/3/2021) semua keluarga jalan menuju lokasi kebun bersama anggota TNI yang berkoramil di ibu kota untuk memastikan korban masih hidup atau mati. 

“Setibanya Di lokasi kejadian ternyata hanya temukan bercak darah korban saja, kemudian masyarakat mulai berdatangan mencari korban tapi sampai saat ini belum bertemu,” katanya.

Kris Beon, salah satu Demisioner IPMNI mengatakan pelanggaran HAM ini bukan baru  saja terjadi tetapi sejak tahun 2018 hingga saat 2021 ini masih saja terjadi terhadap warga/masyarakat sipil di Kab. Nduga .

“Diduga Pelaku adalah TNI maka harus diadili secara hukum yang berlaku di negara ini kejadian seperti ini terjadi dari  tahun ke tahun dan kami selalu menyampaikan ruang demokrasi tapi ruang demokrasi ditutup-tutupi,” kata Beon.

Rakyat Papua dan khusunya rakyat Nduga ujar dia, dalam menekan situasi militer ini kami minta segera bertanggun jawab atas penculikan dan pembunuhan terhadap warga sipil Yeremias Nagen.

“Di sekitar kebun korban yang  mejadi saksi adalah istrinya dan Kalau dibunuh harus mengaku kepada keluarga korban dalam waktu yang dekat ini. Karena keluarga korban masih mencari dan kami mahasiswa mendesak Pemda bersama TNI- POLRI segera memberikan mayat ini atau memberikan keberadaan  mayat ini agar keluarganya bisa ambil . Ini negara demokrasi dan negara hukum, maka itu pihak keamanan harus tahu bedakan antara TPN-PB dengan warga sipil,” katanya.

foto KTP KORBAN

PERNYATAAN SIKAP MAHASISWA NDUGA

Berdasarkan informasi yang beredar dimedia sosial sejak tanggal 29 maret 2021 pembunuhan ditembak mati oleh militer republik indonesia terhadap rakyat sipil atas nama yermias Nagen (29) merupakan pembunuhan secara sistematis terencana dan terstruktru menghabiskan ras rumpun malanesia di tanah Ndugama dan pada umum papua, bahkan sejak tahun 2018 sampai 2021 merupakan tindakan kekerasaan kemanusiaan terhadap rakyat yang tidak bersalah. Tindakan kekerasan militer TNI/POLRI dikampung Kenyam Distrik Kenyam Kabupaten Ndugam Merupakan tindakan pelanggaran HAM kemanusiaan terhadap rakyat sipil. UU no. 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia Bab II pasal 2 ayat1,2,3  tentang hak –hak dasar jelas melindungi dan mengayomi rakyat sipil.

Untuk itu kami Mahasiswa Nduga Kota Studi Wamena menyatakan bahwa:

1.  Kami Mahasiswa Nduga Kota Studi Wamena  dengan tegas dan meminta kepada TNI POLRI bertanggungjawab atas pembunuhan Yeremias Nagen dan mayatnya segera di kembalikan kepada pihak keluarga korban.

2. Kami mintah Kapolda Papua dan Pangdam Cenderawasih segera mencopot jabatan pelaku-pelaku pembunuhan Yermias Nagen memproses sesuai hukum perundang-undangan yang berlaku yang berlaku di Negara indonesia.

3. Kami mendesak Presiden RI Ir.Jokowidodo segera hentikan operasih Militer dari wilayah Ndugama dan Intan-Jaya,

4. Kami mendesak dan memintah intervensi kemanusiaan kepada dewan HAM PBB dewan Gereja, lembaga HAM sedunia, serta LSM Turut Turun Lngsung Melihat kondisi keamanan serta pelanggaran HAM berat yang sedang terjadi di Ndugama dan pada umumnya Papua.

5. Pemerintah Indonesia segera membuka ruang Demokrasi kepada pihak ketiga untuk mengintivikasi situasi pelanggaran HAM berat yang sedang terjadi di papua lebih khususnya Ndugama

6. Pemerintah indonesia dalam hal ini bapak Haji Ir.Jokowidodo segera menarik pasukan non organik dan organik yang bertugas dindugama dan intanjaya,

7. Kami menolak dengan tegas  semua propoganda yang menciptakan oleh Negara Republik Indonesia terkait dengan pembunuhan rakyat sipil sewenang-wenangnya lalu lalu mengakui menemukan alat bukti,

8.Negera Republik Indonesia melalui TNI POLRI  berhenti membunuh rakyat sipil yang sedang keluar    masuk cari makan di lingkungan ibu kota kenyam Kabupaten Nduga.

  


Editor: Melanesia Newz

Senin, 22 Maret 2021

Dekai Kabupaten Yahukimo TelahTerjadi Penembakan Oleh Orang Yang Tak Dikenal


melanesianewz.blog.spot : Penembakan 3 Kali Oleh Orang Tak di Kenal (OTK)

Telah Terjadi Penembakan Sebanyak 3 Kali ,

Yang Dilakukan Oleh Orang Tak Dikenal ,

Di Jalan Poros Logpon ,

Kilometer 7 Dekai Kabupaten Yahukimo  ...


1. Pada hari Senin, tanggal 22 Maret 2021, sekitar pukul 10.30 Wit, bertempat di Jalan Poros Logpon Kilometer 07, tepatnya di jembatan Besi Kilometer 07, Dekai Kabupaten Yahukimo telah terjadi tembakan sebanyak 3 (tiga) kali yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).


2. Adapun identitas saksi / pelapor :


a. Nama Rahmat, umur 31 tahun, agama islam, pekerjaan swasta, alamat Logpon

b. Nama Fatma, 31 tahun, agama islam, pekerjaan swasta, alamat Logpon.


3. Kronologis kejadian sbb :


a. Saksi an. Rahmat, sekitar pukul 10.00 Wit, saksi / pelapor berangkat dari Logpon menuju kota Dekai dengan menggunakan satu unit mobil Avansa warna merah tanpa plat dengan tujuan membayar iuran BPJS di Kantor BPJS kota Dekai Kabupaten Yahukimo.


b. Setibanya di jalan poros Logbon, tepatnya di kilometer 7 (diatas jembatan) saksi mendengar bunyi letusan sebanyak 1 (satu) kali dan saksi sempat menghentikan kendaraannya diatas jembatan yang mengira mengalami Ban pecah dan setelah mengecek roda kendaraannya dengan cara melihat dari kaca Spion namun roda kendaraannya yang dipakai dalam kondisi baik, kemudian saksi menduga bunyi letusan tersebut berasal dari bunyi letusan senjata api dari arah hutan.


c. Tidak berapa lama kemudian ketika saksi sudah memacu kendaraannya melewati jembatan sekitar berjarak 10 meter dan tiba-tiba saksi mendengar bunyi letusan sebanyak 2 (dua) kali dan saksi sempat melihat dari kaca Spion ada 3 (orang) masyarakat asli Papua / pegunungan yang berada dibelakang mobilnya dengan posisi 2 (dua) orang berada disebelah kiri belakang dan 1(satu) orang berada di sebelah kanan belakang, dari 2 (dua) orang yang berada disebelah belakang kirinya 1(satu) orang sedang memegang senjata api laras pendek jenis Pistol.


d. Keterangan dari saksi an. Fatma yang duduk disebelah saksi Rahmad (sopir) menambahkan setelah bunyi letusan yang ke 2 (dua)  kali dan melihat ada 3 (tiga) orang di belakang jembatan sedang mengejar mobil dari belakang dan saksi an. Fatma mengatakan cepat atau tancap kita dikejar.


e. Dengan kejadian tersebut saksi merasa takut dan langsung dengan kecepatan tinggi saksi meninggalkan lokasi kejadian menuju kota Dekai.


f. Setibanya di kota Dekai, saksi langsung menuju ibu Sari dan memberitahukan supaya tidak berangkat ke Logbon dikarenakan ada orang tak dikenal dengan memegang senjata api dan melakukan penembakan sebanyak 3 (tiga) kali, kemudian saksi menuju Bank BRI dan memberitahukan hal yang sama kepada Sdra. Sara dan Sdra. Ari supaya tidak turun ke Logpon dan untuk berhati-hati, selanjutnya saksi menuju Pemukiman jalur I (satu) dan memberitahukan hal yang sama  kepada Sdra. Syukur untuk berhati-hati.

f. Sekitar pukul 11.30 Wit, kedua saksi ditemani Sdra. Syukur mendatangi Penjagaan Polres Yahukimo untuk melaporkan penembakan sebanyak 3 (tiga) kali yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

4. Adapun ciri-ciri dari ketiga orang tak dikenal tersebut sbb :

a. Salah satu orang dari OTK memakai baju loreng, celana pendek, rambut gimbal sampai dibahu, brewok, jambang dan berperakawan kumal / kotor.

b. Salah satu orang dari OTK memakai selana panjang loreng, rambut tidak panjang dan tidak gimbal, brewok, jambang dan memegang senjata api jenis pistol.

5. Pukul 11.45 Wit, BKO Brimob Polres Yahukimo Yon B Timika sebanyak 15 personil yang dipimpin oleh Danki Brimob Yon B IPTU Misken Suares melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap OTK yang melakukan penembakan tersebut.

6. Pukul 13.50 Wit, Kapolres Yahukimo AKBP Deni Herdiana, SE, S.H  Memerintahkan Seluruh Jajaran ,

Baik Brimob BKO Yon D ,Brimob BKO Yon B Timika Dan Polres Yahukimo ,

Agar Melaksanakan Siaga ,

Media Whatssap

Sabtu, 13 Maret 2021

PERINTIS INJIL DI WILAYAH NDUGAMA PDT. NGEKORAK GWIJANGG MENINGAL DUNIA

JAYAWIJAYA, melanesianewz.blog.spot – Kab.Nduga Kembali BERDUKA ,Atas meningalnya Bapak  PDT. NGEKORAK  GWIJANGGE salah satu Perintis Injil di Wilayah Nduga 

 Telah meninggal dunia Tete, Bpk.Om Kaka, Pdt Nggekorak Gwijangge.di Wamena Papua  pada tgl 12 Maret 2021.

 Atas nama Gereja kemah Injil ( Kingmi) ditanah Papua, ketua  koordinator 13 Klasis dan atas nama Ketua Departemen Pelayanan Pemuda Koordinaator Kabupaten Nduga.

menyampaikan Berbela sungkawa yang sangat mendalam dan menyapaikan selamat jalan dan selamat beristirahat dipangkuan Allah disorga sampi selama lamanya.

seluru Masyarakat suku Nduga ,suku Lani ,suku Nayak, Pemerintah Kabupaten Nduga turut berduka. karena perintah Allah  kepada orang orang nabi, Tetapi kamu akan menerima kuasa,kalau roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-ku diyerusalem dan diseluru Yudea dan samaria dan sampai ke ujung bumi, kisah para rasul 1.8 

suku Nduga Telah menerima Injil melalui BPK Pdt.Ngekorak  Gwijangge dan Beberapa Perintis Injil yang sudah Mendahuluinya dan beliu ini sangat  dikenal sebagai  Nabi besar yang  Pertama menerima Injil Allah di daerahNduga.

dan telah membawa Injil masuk ke Ndugama dan memperluaskan berita kebenaran ke plosok-plosok di Ndugama bersama beberapa perintis pelayan  yang lain suda mendahului dia dan yang  lain masi ada,

ALMARHUM  BPK leluhur kita Pdt Ngekorak gwijangge  telah dikubur di pekuburan umum Sinakman Wamena pada jam 03 sore pada tgl 13 maret 2021

Semoga keluarga yang ditingalkan nya akan di berikan kekuatan oleh sang maha kuasa.SIPE KELNEA



Jumat, 12 Maret 2021

Mahasiswa Papua Di Kota Study Semarang Meningal Dunia Karena Keracunan Minuman Keras


MAHASISWA PAPUA DI KOTA STUDY SEMARANG KEMBALI BERDUKA 2021.

newsmelanesia. Kembali terdengar suara duka datang dari Mahasiswa Papua yang merantau di Semarang dalam waktu beda hari namun bulan dan tahun yang sama.

Senin, 08 Maret 2021

SELAMAT HARI PEREMPUAN SEDUNIA DPRP PROVINSI PAPUA NAMANTUS GWIJANGGE

 


JAYAWIJAYA, melanesianewz.blog.spot– Hari Perempuan Sedunia yang jatuh pada hari ini, mendapat tanggapan dari Anggota DPRP PROVINSI PAPUA NAMANTUS GWIJANGGE. Saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Senin (08/03/2021).

Hari perempuan sedunia adalah gambaran perjuangan perempuan dalam mewujudkan kesetaraan gender, sejarahnya bermula dari aksi unjuk rasa pada 8 Maret 1909 yang dirintis oleh kaum sosialis di Amerika Serikat. Aksi unjuk rasa itu untuk mewujudkan hak politik, hak memilih, serta hak jabatan publik untuk perempuan.

Kesetaraan atau equal yang ingin disampaikan bukan hanya masalah perempuan namun lebih luas lagi. Kesetaraan gender sangat penting untuk ekonomi dan masyarakat yang berkembang.

“Namun saya tak akan membahas panjang tentang sejarah yang itu,” ungkapnya.

karena perempuan adalah tulang pungung yang tak dapat dipisahkan dari perjuangan pria.

dengan IWD ini, Semoga Gerakan Perempuan Papua menjadi wanita berguna bagi tanah Papua dan dunia.

Namun untuk mencapai hal tersebut, caranya dimulai dari diri sendiri atau individual. Sebab setiap kita bertanggungjawab atas pikiran dan tindakan selama hidup. Termasuk keputusan untuk menantang stereotip, melawan bias, memperbaiki situasi, dan merayakan pencapaian perempuan.

Dan secara kolektif menanamkan pikiran tersebut, kita masing-masing dapat membantu menciptakan dunia dengan kesetaraan gender. Kembali kepada kesetaraan dalam masalah ekonomi dan bisnis.

Dunia yang menyepakati kesetaraan gender adalah jaminan menjadi lebih sehat, lebih kaya, dan lebih harmonis. Mulai dari tempat kerja, pemerintahan, media massa, dunia olahraga, sampai yang utama ekonomi dan usaha.

Jika kesetaraan gender tercipta akan lebih menghasilkan kesehatan dan kekayaan. Perubahan tersebut bisa diwujudkan secara kolektif, dimana masing-masing dari kita memiliki pengaruh untuk menciptakan gender yang setara.

semoga melalua "Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day" perempuan Papua lebih mengedepankan prestasi untuk menjadi perempuan yang di hormati oleh  Dunia. 

“Selamat Hari Perempuan sedunia, semoga perempuan Papua terus berkarya nyata dan makin berperan strategis diranah publik” 

Sumber: melanesianewz.blog.spot

 

Minggu, 07 Maret 2021

Namantus Gwijangge Bantu Pembangunan Gereja

 

Namantus Gwijangge Bantu Pembangunan Gereja Pos PI Baru WOSILIMO Kab. Jayawijaya

JAYAWIJAYA, melanesianewz.blog.spot – Anggota Komisi V DPR Papua, yang membidangi Kesehatan, Namantus Gwijangge , saat turun melihat kondisi gereja pos pei di salah
satu kampung DISTRIK WOSILIMO KAB.JAYAWIJAYA.

Bantuan bahan bangunan itu, Berupa semen ,  Untuk menyelesaikan pembangunan gedung Gereja Kemah Injil (KINGMI)  Pospei Baru Di Wosilimo Kab. Jayawijaya

Disela-sela pemberian bahan bangunan itu, para Hamba-Hamba Tuhan nampak terharu hingga meneteskan air mata, ketika Komisi V DPR Papua memberikan bantuan untuk pembangunan gedung gereja POSPEI baru di Wosilimo, 

Yang membuat dirinya sangat terharu, lantaran gedung gereja itu telah dibangun hampir 7 tahun, sejak tahun 2008 hingga saat ini, yang dibangun secara swadaya oleh para jemaat yang kebanyakan berprofesi sebagai petani.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Komisi V DPR Papua dan  yang telah memberikan bantuan untuk pembangunan gedung gereja ini untuk pekerjaan Tuhan ini,” kata Salah satu Perwakilan Perempuan di jemaat tersebut.

"Perwakilan Perempuan" juga menyapaikan bahwa "belum pernah ada Pemerintah Daerah atau DPRD Kabupaten  yang mengunjungi kami seperti ini. Dan baru pertama kali ada DPR Provinsi Namantus Gwijangge yang turun langsung melihat kondisi jemaat dan bangunan gereja ini ungkapnya" sebagai pesan tolong sampaikan ke Pemerintah agar luangkan waktu untuk membantu pekerjaan Tuhan demi keselelamatan umat manusia.

                                                        Gambar kondisi gereja di bagian dalam

"Gembala", meskipun sudah hampir 7 tahun dimulai pembangunan gedung gereja  ini, namun baru mencapai 50 persen saja, sehingga ia bersyukur dengan adanya bantuan bahan bangunan dari Bapak Namantus Gwijangge   berupa semen,  dan lainnya ini, dapat segera menyelesaikan pekerjaan pembangunan gedung gereja tersebut.

Ia pun berharap, dalam hitungan sisa  50 persen pembangunan gedung gereja ini, bisa diselesaikan dalam tahun 2022 ini, sehingga umat Tuhan memiliki tempat Ibadah yang layak..

Pada kesempatan itu, Komisi V DPR Papua, Namantus Gwijangge mengatakan,  bantuan bahan bangunan ini merupakan secara tidak sengaja karena kehadiran saya di wamena dengan tujuan lain namun ada salah satu teman saya mengubungi lewat Via Tlp dan menyampaikan ke saya bahwa ada salah satu gereja pospei yang sangat membutuhkan uluran tangan dari pihak pemerintah setempat dan Provinsi.

 Agar pembangunan rohani lebih khusunya di daerah pegunungan  ini tidak tertingal dengan daerah lain 

Sehingga saya turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi gedung Gereja Kemah Injil Kingmi Di tanah Papua POSPI  yang baru di bangun ini.Ungkapanya

“GWIJANGGE juga menyampaikan bahwa Jangan dilihat nilainya, tetapi inilah bentuk perhatian saya dengan hati yang ikhlas kepada  khususnya Jemaat Ini,” kata Gwijangge.

“Kami pun berharap ke depannya apabila ada kekurangan, sampaikan saja, kami akan membantu kekurangannya demi pembangunan pekerjaan Tuhan,” ucapnya. Sementara itu, Namantus Gwijangge Komisi V DPR Papua,

 Beberapa foto tampak dari dalam gereja
silahkan ke you tube kami :https://www.youtube.com/watch?v=qd5qpItGtKM
                                       
 
                                            VIDEO SINGKAT BAGIAN DALAM GEREJA
Editor : N


Follow

Follow

Pengikut

Warta Populer

News Populer Papua Merdeka- Nduga Pengungsi- Intanjaya Pengungsi

templates

Berita Nduga
Hobby
Musik Lokal
Lokal Style
Generasi Emas

Terlindungi By protected by DMCA.com

Share

-Whatsapp -Facebook -Twitter Di Pojok Kiri>